PAGARALAM, SUMATERA SELATAN – Gunung Dempo, salah satu destinasi pendakian favorit di Sumatera Selatan, menjadi sorotan karena tingginya antusiasme pendaki dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia. Biasanya, pada hari biasa, jumlah pendaki hanya berkisar antara 100-200 orang. Namun, dalam momentum HUT RI ini, jumlah pendaki meningkat signifikan.
Asal Pendaki
Pendaki Gunung Dempo didominasi oleh warga Bengkulu, Palembang, dan Muara Enim. Bahkan, ada beberapa pendaki dari Pulau Jawa yang datang untuk menaklukkan puncak gunung tertinggi di Sumatera Selatan ini. Antusiasme pendaki ini menunjukkan betapa besar semangat dan kecintaan mereka terhadap alam dan kegiatan outdoor.
Pengawasan dan Pengarahan
Brigade, selaku pengelola Gunung Merapi Dempo, mengimbau kepada seluruh pendaki untuk menjaga kebersihan gunung dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kearifan lokal. Selain itu, Brigade juga memastikan seluruh kelengkapan pendaki dan bekal konsumsi yang dibawa selama pendakian di Dempo. “Tetap survive dan sehat, kami terus memberikan pengarahan kepada pendaki agar tidak turun ke kawah dan tidak mengganggu CCTV di kawah,” ujarnya.
Registrasi Wajib
Semua pendaki Gunung Dempo wajib registrasi terlebih dahulu di KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Wilayah X Dempo dengan membawa surat keterangan sehat, sebelum melakukan pendakian. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pendaki selama melakukan pendakian. Dengan demikian, pendaki dapat menikmati keindahan alam Gunung Dempo dengan aman dan nyaman.
OLEH: TIM REDAKSI E-RA BARU

