Indonesia’s Digital Classroom Revolution: 6 IFPS Per Sekolah By 2027

Posted by : erabarun November 12, 2025

Jakarta, Indonesia – Dalam upaya merevolusi sistem pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan target ambisius: setiap sekolah di Indonesia akan memiliki enam panel datar interaktif (IFP) pada akhir tahun 2027.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengumumkan target ini dalam sebuah wawancara baru-baru ini di kantor pusat Kementerian di Jakarta. Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat digitalisasi dalam pendidikan, dengan fokus memastikan setiap ruang kelas dilengkapi dengan IFP¹.

Menurut Mu’ti, Presiden telah menginstruksikan pendistribusian tiga IFP per sekolah pada tahun 2026, dengan tambahan dua IFP per sekolah pada tahun 2027. Hal ini akan menjadikan jumlah total IFP per sekolah menjadi enam, memungkinkan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif bagi siswa.

Meskipun target penyaluran IFP tahun ini adalah 288.000, Mu’ti mengungkapkan bahwa baru sekitar 50.000 IFP yang telah dikerahkan sejauh ini, dengan lebih dari 150.000 IFP masih dalam perjalanan. Kementerian berkomitmen untuk memastikan keberhasilan program ini, didukung oleh kerangka hukum yang jelas, termasuk Instruksi Presiden No. 7/2025 tentang revitalisasi pendidikan.

Digitalisasi pendidikan merupakan prioritas utama pemerintah, dengan Presiden Prabowo menekankan pentingnya IFP dalam pidatonya pada Hari Guru Nasional 2024 dan Hari Pendidikan Nasional 2025.

Seiring Indonesia melangkah maju dalam revolusi kelas digitalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan optimis bahwa inisiatif ini akan mengubah lanskap pendidikan nasional, memberikan siswa pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif.

TIM REDAKSI E-RA BARU JAKARTA BERKONTRIBUSI DALAM PENULISAN ARTIKEL INI

RELATED POSTS
FOLLOW US