Jakarta – Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, telah memberikan waktu hingga akhir Oktober 2025 kepada instansi pemerintah untuk mempercepat belanja anggaran mereka. Langkah ini diambil karena beberapa kementerian dan lembaga gagal memenuhi target belanja 50% pada akhir September 2025.
Menurut Kementerian Keuangan, Selasa (14/10), tiga instansi utama, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Pertanian, memiliki kinerja penyerapan anggaran yang kurang baik. BPS hanya membelanjakan 16,9% dari anggarannya yang sebesar Rp 116,6 triliun, sementara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertanian telah membelanjakan 48,2% dan 32,8% dari anggaran masing-masing.
Pemerintah masih perlu mengucurkan Rp 1,2927 kuadriliun dalam tiga bulan ke depan untuk memenuhi target belanjanya. Percepatan belanja sangat penting untuk menjaga daya beli konsumen, kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi, kata Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan.
TIM REDAKSI E-RA BARU JAKARTA BERKONTRIBUSI DALAM PENULISAN ARTIKEL INI

