Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk, perusahaan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, melaporkan kerugian sebesar Rp 324 miliar pada kuartal III 2025. Kerugian ini menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencapai Rp 640 miliar.
Pendapatan Usaha Menurun
Waskita Beton mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 1,1 triliun pada Januari hingga September 2025, turun dari Rp 1,3 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan tersebut berasal dari precast sebesar Rp 528 miliar, readymix dan quarry sebesar Rp 358 miliar, dan jasa konstruksi sebesar Rp 280 miliar.
Total Aset dan Liabilitas
Hingga September 2025, total aset Waskita Beton mencapai Rp 3,1 triliun, turun dari Rp 3,6 triliun pada Desember 2024. Sementara itu, liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 4,9 triliun dan ekuitas sebesar Rp 1,7 triliun.
Mundurnya Anggota Dewan Komisaris
Pada Agustus lalu, Waskita Beton mengumumkan bahwa tiga anggota dewan komisarisnya telah mundur dari posisi mereka. Mundurnya ketiga komisaris ini tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
RUPS Akan Digelar
Waskita Beton akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 90 hari sejak surat pengunduran diri diterima perusahaan. RUPS ini akan membahas tentang pengunduran diri ketiga komisaris tersebut.
Tim Redaksi E-RA BARU nasional berkontribusi dalam penulisan artikel ini

