PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) terperosok ke dalam lubang. Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) menjadi sasaran serangan siber oleh peretas atau hacker. 6.3 juta data DPT milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) diduga bocor dan diperjualbelikan di jagat maya. Sebuah akun anonim di instagram mengunggah 6.3 juta data DPT diduga berasal dari KPU Provinsi Sumatera Selatan. Data pribadi yang diperjualbelikan meliputi NIK, nama lengkap, jenis kelamin, dan lain-lain.
Kali ini peretas dengan akun anonim diduga telah berhasil mendapatkan sekitar 6.3 juta lebih data DPT Pilkada Sumatera Selatan 2024 dari situs penyelenggara pemilu itu.
Informasi peretasan situs KPU Sumatera Selatan ini diketahui setelah sebuah akun anonim mengunggah sebuah postingan di instagram, tempat yang biasa digunakan untuk menjual hasil peretasan. 6.3 juta data DPT Pilkada Sumatera Selatan 2024 berhasil didapatkan dari KPU. Sebuah tangkapan layar dari situs KPU Sumatera Selatan pun disertakan guna memverifikasi kebenaran data yang didapatkan.
Dari data yang diretas, ada beberapa data pribadi yang cukup penting. Mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), dan Nomor KTP pemilih.
Selain itu, ada juga data pribadi lainnya, berupa nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat tanggal lahir, status pernikahan, alamat lengkap RT, RW, Desa, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, serta TPS.
(TIM)

